Sa'ad bin Abi Waqash

Singa di Berbagai Penaklukan Islam (Part I)

Sa’ad bin Abi Waqash adalah sosok yang pantas menjadi imam dan pemimpin. Ia adalah orang yang berpengaruh, bersifat mulia, lidahnya berani, dan mata anak panahnya kuat. Ia tumbuh di madrasah kenabian sehingga cemerlang dan unggul. Selain itu, ia termasuk golongan pertama di arena keutamaan dan di medan kecakapan berkuda yang sebenarnya.

Ibnu katsir berkata, “Sa’ad adalah penunggang kuda pemberani. Ia merupakan salah satu panglima Rasulullah. Pada masa Abu Bakar Ash-Shidiq, ia diagungkan dan dimuliakan. Demikian juga pada era Umar”.

Sa’ad mempunyai jejak paling kemilau dan indah di berbagai penaklukan islam. Pada  masa Abu Bakar Ash-Shidiq, ia bersama Usamah bin Zaid menyaksikan peperangannya di tanah Balqa’ dan Syam.

Pada masa pemerintahan Umar bin Khathab, kekuatan Persia sedang berkembang, maka Umar bertekad untuk terjun langsung memerangi mereka. Lalu ia keluar menuju pinggir kota Madinah Al-Munawwarah. Ia mengadakan majelis untuk bermusyawarah bersama para sahabat mulia mengenai kebulatan tekadnya. Ia meminta pendapat para sahabat. Ternyata semuanya sepakat berangkat ke Irak untuk menemui musuh, kecuali Abdurrahman bin Auf. Ia berkata kepada Umar dengan perkataan yang mengindikasikan keluasan pengetahuannya, “Wahai Amirul Mukminin, aku khawatir jika engkau kalah, maka kaum  muslimin di seluruh penjuru dunia menjadi lemah. Menurut pendapat saya, sebaiknya engkau mengutus seseorang dan engkau sendiri pulang ke Madinah Al-Munawwarah”. Umar menganggap baik pendapat Abdurrahman bi Auf, demikian juga para sahabat lainnya.

Disinilah Umar menghadap Abdurrahman bi Auf dan berkata “Wahai Abdurrahman, siapa menurut pendapatmu orang yang pantas dikirim ke Irak untuk memerangi musuh Allah, Persia?”

Abdurrahman menghadap Umar dengan senyuman tersungging di wajahnya yang cerah, “Aku telah menemukannya, wahai Amirul Mukminin”

Umar berkata dengan penuh keheranan, “Siapakah ia wahai Abu Abdurrahman?” Abdurrahman berkata dengan peuh luapan kegembiraan, “Wahai Amirul Mukminin! Dialah orang yang memiliki cakar laksana singa, prajurit berkuda Islam, Sahabat Rasulullah SAW, tuan yang dipatuhi, lelaki pemberani, orang yang bertaqwa dan bersi, Sa’ad bin Malik Az-Zuhri”

Sungguh, ia laksana singan dalam cakarnya. Dia seorang prajurit berkuda terkenal di mana  berbagai peperangan mempersaksikan kepiawaian dan keberaniannya kepadanya, sebagaimana punggung-punggung kuda yang baik mempersaksikan aneka kekuatan. Sementara itu, manusia mengenalinya sebagai pemberani dan gagah, apakah itu akan menjadi panglima Umar?

 

Diambil dari Buku “10 Sahabat Yang Dijamin Surga”
Karya Shalahuddin Mahmud As-Sa’id, 2012

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *