pelopor

Generasi Muda Pelopor Perubahan Bangsa.

Ansyithoh Ramadhan 2017

Indonesia adalah negeri yang indah. Kekayaan sumber daya alam melimpah-ruah, tersebar dari Sabang hingga Merauke. Tidak berlebihan jika saya katakan bahwa Indonesia sangat berpotensi menjadi Negara maju. Berhektar-hektar kebun sawit, gunung emas, dan keberagaman biota laut adalah contoh dari kekayaan sumber daya alam yang Indonesia miliki. Semua itu bisa menjadi pemasukan besar yang dapat mensejahterakan Indonesia jika dikelola dengan benar. Namun mengapa Indonesia tidak menjadi Negara maju ? Apakah Indonesia memang tidak mau maju ? Apakah pemerintah terlalu bodoh untuk menyadari dan menjadikan Indonesia sejahtera ? Atau karena Rakyat yang enggan menjadi pelopor perubahan bangsanya sendiri ?

Perlu diketahui bahwa SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah tidak diimbangi oleh kualitas dan kuantitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang ada. Usia produktif di tahun 2018 memang lebih banyak ketimbang usia non-produktif atau usia tua, namun mereka terlalu egois. Mereka hanya mementingkan kesenangan pribadi dan tidak berpikir untuk berkontribusi membantu memajukan dan mensejahterakan tanah kelahirannya sendiri.

Jadi, kapan Indonesia bisa menyamai Negara-negara maju di Asia sepeti Singapura dan Jepang ?

baca juga : Kepiawaian dan Keberanaian Sa’ad bin Abi WAqash

“Menjadi Negara maju, menyamai singapura dan jepang ? Ah, cuma mimpi,” kata segelintir orang yang putus asa melihat nasib negaranya. Namun tidak bagi orang yang dengan optimis berkata, “ya, ituhanyalah mimpi. Maka dari itu harus kita wujudkan !”

Indonesia membutuhkan orang –orang yang optimis dan mampu mengubah nasib bangsanya kedepan. Indonesia butuh para pelopor.

Apakah Indonesia akan merdeka hanya dengan bermodalkan mimpi ? Tidak, karena berkat gerakan atau organisasi yang mempolopori perjuangan kemerdekaan seperti Indische Partij dan Sarekat Dagang Islam. Apakah islam akan tersebar luas dengan begitu mudah hanya oleh Nabi Muhammad SAW ? Tidak, dalm dakwah beliau ada yang disebut Assabiqunal Awwalun, mereka adalah orang-orang yang pertama kali masuk islam sekaligus membantu Nabi mempelopori mulainya dakwah.

“keutamaan adalah bagi yang pertama (pelopor), walaupun selanjutnya lebih baik lagi”  (Al-Hadits)

Dari hadits diatas dapat diketahui bahwa para pelopor mendapatkan keutamaan khusus dari Nabi SAW. Maka jadilah pelopor demi kemajuan bangsa ini. Indonesia butuh pemuda-pemuda yang mampu dan mau memperbaharui Indonesia. Selamat berkarya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *