Distribusi Wakaf Qur’an ke Dusun Pedalaman Indonesia

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi sesiapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah : 261)

Menurut Imam Nawawi, wakaf adalah menahan harta yang dapat diambil manfaatnya tetapi bukan untuk dirinya, sementara benda itu tetap ada padanya dan digunakan manfaatnya untuk kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan secara etimologis, wakaf berasal dari kata waqafa-yaqifu-waqfan yang mempunyai arti menghentikan atau menahan.

Baca juga : Palestina Memanggil di Ihya Ul Ummah

Wakaf sering juga disebut dengan sedekah jariyah. Mengapa disebut sedekah jariyah? Karena secara singkat dan sederhana Wakaf dapat diartikan sebagai amalan yang menghasilkan pahala yang tak terputus meskipun si pemberi sedekah sudah meninggal.

Al-Qur’an merupakan kitab suci umat islam yang mulia. Di dalamnya tersimpan firman Allah SWT yang tiada tandingannya dan diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantara Malaikat Jibril. Membaca dan mempelajarinya merupakan suatu ibadah.

 “Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Aku tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu satu huruf, akan tetapi, Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi).

Wakaf Qur’an Dusun Pedalaman Indonesia merupakan salah satu program Ramadhan Terakhirku 1439 H. Mengapa dusun pedalaman Indonesia? Karena ternyata, Al-Qur’an merupakan sebuah barang langka di Dusun Pedalaman Indonesia. Tidak banyak Al-Qur’an yang dapat ditemui di Dusun Pedalaman. Pun jika ada, kondisinya tidak dapat dikatakan layak untuk dibaca.

Pada tanggal 21-23 Mei 2018, beberapa anggota tim Ramadhan Terakhirku Yayasan Ihya Ul Ummah mendatangi Dusun Merapi-Merbabu untuk mendistribusikan Al-Qur’an wakaf. Ada 3 Dusun dan 1 Pondok Pesantren yang menerima penyaluran wakaf Al-Qur’an, yaitu Dusun Ngagrong, Dusun Panggungan, Dusun Jarak Lor, dan Pondok Pesantren Al-Abidin.

Selain Dusun Merapi-Merbabu, ada 5 Dusun lain yang juga akan menerima wakaf Qur’an, diantaranya :

  1. Dusun Tapak tuan, Aceh;
  2. Dusun Karangasem, Bali;
  3. Dusun Sumbawa, Nusa Tenggara Barat;
  4. Dusun Lembanna, Malino, Lereng Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan; dan
  5. Fakfak, Papua.

Pendistribusian akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan 1439 H.

Terima kasih kami ucapkan yang sedalamnya kepada para dermawan yang telah mempercayakan Yayasan Ihya Ul Ummah untuk mewakafkan Al-Qur’an untuk Dusun Pedalaman Indonesia. Semoga amal baik kita semua berganjar Jannah-Nya. Aamiin..

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *