Sholat Tarawih Berjamaah Rasa Madinah

“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan dengan keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)
Sholat Tarawih adalah salat sunnat yang dilakukan khusus hanya pada bulan ramadan. Waktu pelaksanaan salat sunah ini adalah selepas isya’. Salah satu keutamaan sholat malam di bulan Ramadhan yaitu untuk mendapatkan pengampunan dosa-dosa yang telah dikerjakan di masa lalu, seperti yang tertera pada hadits diatas.

Baca juga : Distribusi Wakaf Qur’an ke Dusun Pedalaman Indonesia

Sholat tarawih yang hanya bisa ditemui pada bulan Ramadhan ini, biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Pada Ramadhan kali ini, salah satu rangkaian agenda Ramadhan 1439 H yang diadakan Yayasan Ihya Ul Ummah adalah Sholat Tarawih Rasa Madinah. Mengapa rasa Madinah? Karena suara imam sholat Tarawih mirip dengan suara Syaikh Misyari Rasyid. Ustadz Baitullah, nama imam pada sholat Tarawih pada Sabtu, 26 Mei 2018 lalu, merupakan seorang guru Qur’an di Sekolah Hafizh Qur’an, Tebet, Jakarta Selatan.

Selepas sholat tarawih, para jamaah yang mayoritas terdiri dari santri Rumah Qur’an Ihya Ul Ummah disuguhkan dengan tontonan shiroh pembangkit ghiroh, kisah Anas bin Malik RA. Para jamaah diajak untuk kembali membangkitlan ghiroh seperti sahabat Anas bin Malik.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *