Niat Yang Ikhlas

Balasan Dari Allah Untuk Niat Yang Ikhlas

Ansyithoh Ramadhan 2017

Ada seorang dari jakarta, biasa disapa “kang risna” karena ia orang sunda. Kebiasaan beliau setiap lebaran adalah membagi-bagikan santunan untuk anak yatim di kampungnya. Nah pada H-3 lebaran idul fitri tahun lalu, kondisi keuangannya cukup memprihatinkan, tapi keinginan untuk menyantuni yatim di kampungnya terus menerus singgah di pikiran.
Pada saat lebaran kurang 3 hari, akhirnya beliau terpaksa pulang tanpa membawa apa-apa, hanya berbekal transport dari hasil bantuan teman-teman yang peduli, dan ikut rombongan mudik bersama yang di selenggarakanoleh pemerintah. Di perjalanan, tepatnya di daerah bandung terjadi kemacetan yang cukup panjang. Ternyata terjadi kecelakaan sebuah mobil avanza yang di dalamnya terdapat dua orang wanita muda dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ironisnya, orang-orang di sekitarnya hanya menyaksikan saja, tidak ada yang memberikan bantuan.

Baca Juga : Berkah Membersamai Dan Mempedulikan Anak Yatim

Melihat itu, spontan kang risna ini langsung turun dan memberi komando pada masyarakat untuk menolong dua wanita tadi dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Pada saat menolong tanpa sadar kang risna ini membawa satu tas korban yang di peluk oleh salah seorang korban. Sesampainya di rumah sakit , ketika di tanya oleh petugas siapa penanggung jawabnya, beliau

katakan dengan tegas, “ Saya keluarganya,” sehingga kedua korban tersebut mendapatkan perawatan selayaknya.

kang risna itu agak cemas menunggu kedua korban. Hingga akhirnya pada sore hari pada H-1 lebaran, salah satunya siuman dan dapat menginformasikan kepada keluarganya yang ternyata hanya berjarak 25 km dari lokasi kejadian. Hal yang membuat kang risna bingung sebenarnya bukan mengenai kedua korban kecelakaan, tapi yang saat ini sedang di pikirkan adalah bagaimana beliau harus pulang dengan tangan hampa, bagaimana harus pulang tanpa bisa menyantuni anak-anak yatim yang ada di kampungnya, padahal ini sudah malam takbiran.
Baca Juga : Akibat Bersedekah Uang 1 Juta
Sekitar jam 08.00 malam keluarga korban datang menjenguk kedua wanita malang tadi, dan tidak putus-putus mengucapkan terima kasih kepada kang risna. Sebelum pulang, keluarga korban sempat menanyakan, “ Apakah bapak melihat tas yang di bawa anak saya? “ Ternyata itu adalah tas yang kang risna bawa pada saat menyelamatkan kedua wanita tadi.

Kemudian di berikannya tas tersebut, yang ternyata isinya uang tunai sebesar 250 juta. Orang tua korban langsung memeluk kang rissna dengan tidak hentinya mengucap terima kasih. Sambil meneteskan air mata orang tua korban berkata, “ terima kasih banyak ya pak. Belum pernah saya ketemu orang seperti bapak. Mau peduli kepada sesama dan jujur. Mungkin jika tas ini jatuh ke tangan orang lain, belum tentu kembali “. Dan sebelum pulang, ayah si korban merogoh tas yang tadi di bawa oleh kang risna, sekali lagi mengucapkan terima kasih sambil memberikan satu gepok uang 50 ribuan yang setelah di hitung ternyata berjumlah lima juta rupiah.

Baca Juga : Kehidupan Rakyat Palestina Yang Semakin Memprihatinkan

Subhanallah, sujud syukur beliau di RS itu. Tak terasa air matanya menetes,”  Ya Allah, terima kasih Engkau telah mendengar rintihan hamba-Mu ini “. Bergegas ia pulang ke kampungnya yang jaraknya tidak terlalu jauh. Di bangunkanlah anak-anak muda binaannya untuk membantu menyantuni anak yatim di kampungnya dan pada akhirnya niatan untuk tetap menyantuni anak yatim di hari yang fitri dapat terlaksana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *