Jumat , 30 Oktober 2020

Apel Renungan Hijrah Yayasan Ihya Ul Ummah

Jakarta – Hari ini bertepatan dengan 2 Muharram 1442 Hijriah atau 21 Agustus 2020 Yayasan Ihya Ul Ummah mengadakan Apel Renungan Hijrah kepada seluruh relawan YIU yang ada. Agenda ini bersifat wajib dan tujuan diadakannya agenda ini untuk menguatkan ukhuwah kita terkhusus karena telah memasuki Tahun yang baru ini. Diawali dengan berdoa bersama yang dipimpin Ustadz Fujhi Ashlam dan dilanjut dengan beberapa penyampaian dari Direktur masing-masing Direktorat.

Adapun beberapa siraman motivasi singkat yang disampaikan para direktur di Yayasan Ihya Ul Ummah dalam agenda tersebut diantaranya :

1. Motivasi dari Ustadz Arfah, selaku Direktur Pendidikan Qur’an Ihya Ul Ummah

Menyampaikan betapa pentingnya meningkatkan interaksi kita dengan Al-Qur’an, setelah flashback kebelakang bagaimana hubungan kita dengan Al-Qur’an apakah baik-baik saja atau bermasalah, apakah sangat dekat atau LDR. Dan diakhir ustadz arfah mengajak agar kita sama-sama lebih peduli dan lebih dekat lagi dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an

2. Motivasi dari Bunda Novia Dewi selaku Direktur ECIEC Tartila mengenai “Kesadaran adalah kunci untuk berubah”

Beliau menyampaikan bahwa Esensi hijrah bukan hanya berubah dan berpindah, melainkan kesadaran Orang akan merubah dirinya. Apabila kita sadar terhadap diri kita bahwa Kesadaran diri adalah dengan terus belajar dan menempa diri.

3. Ustadzah Riyanah, Direktur Muslima Ihya Ul Ummah

Beliau menyampaikan beberapa poin, diantaranya :

  • Bersyukur , adalah salah satu nikmat yang mengundang kesehatan
  • Bersyukur Dipertemukan dan dikumpulkan dalam lingkungan yang baik (lingkungan Sholeh dan Sholehah)
  • Jadikan tahun baru ini sebagai Moment evaluasi diri, terkhusus di awal bulan yaitu di bulan Muharram ini
  • Memperbanyak Interksi dengan Al-Qur’an dan evaluasi ibadah tahun kemarin
  • Mempunyai target-target , raihlah titik target yang belum kita capai (ibadah dan kehidupan) ditahun ini
  • Jadilah pelopor kebaikan selama kita hidup

Baca Juga : Hagia Sophia Akhirnya Kembali Menjadi Masjid

4. Kak Futra Fajar Firdaus, Direktur Pembinaan Generasi Muda

beliau juga menyampaikan beberapa poinnya dan sepenggal kisah dalam penyampaiannya, diantaranya :

  • Jadikan tahun ini untuk bisa lebih baik daari tahun kemarin dengan Meningkatkan kualitas ibadah,
  • Bahwa sia-sia hidup seseorang jika dia menjalani hidup masih sama seperti hari kemarin “tidak ada perubahan”
  • Jaga lisan, jaga perbuatan karena kita tidak tahu ketika kita membuat suatu statement karena melihat sesuatu yang kita anggap buruk, malah terlihat mulia dibelakangnya, karena mata kita terlalu terbatas untuk melihat sesuatu yang belum pernah kita salami.
  • Cobalah untuk menempatkan kebaikan sepuluh tingkat diatas keburukan yang bisa dilihat oleh mata

5. Kak Atika Fitri, Direktur Pengasuhan Yatim

Pesan beliau ayo kita satukan rasa kita, dengan memulai melakukan kebaikan – kebaikan yang hadir dalam diri kita. Beliau juga menyampaikan 3 poin utama yang harus sama-sama kita pahami :

  •  Lakukanlah Perjuangan yang kuat yang selalu kita lakukan dan kita bisa
  •  Doa yang tidak pernah berhenti kita panjatkan kepada Allah SWT.
  • Tanggung jawab moral untuk saling mengingatkan dan menguatkan terhadap sesama

6. Kak Sayidah, Direktur Najma Institute

Menurut beliau Hijrah itu adalah moment kebaikan yang bisa kita lakukan saat ini dan ada 3 hal yang perlu diperbaiki bersama :

  • Spiritualitas (baik kualitas ataupun kuantitas)
  •  Diri kita sendiri (skill , knowledge)
  •  Peningkatan atau perbaikan konstribusi

7. Ustadz Fujhi Ashlam, Direktur Waqfah (Wakaf Infaq dan Sodaqoh)

Beliau bercerita tentang bagaimana Nabi Muhammad SAW hijrah, bagaimana beratnya beliau hijrah. Dari mulai dimusuhi, dicaci maki bahkan sampai ingin dibunuh oleh penduduk Quraisy. Dan dari kisah hijrah itu kita bisa tergambar bahwa beruntungnya kita disaat ini bisa merasakan keberkahan dan kebermanfaat dari hasil Rasulullah hijrah dan bisa menciptakan generasi-generasi terbaik islam hingga saat ini.

8. Terakhir penyampaian oleh Ustadz Feri A. Ibrahim, M.A selaku Direktur Yayasan Ihya Ul Ummah

  • Dalam penyampaiannya beliau mengatakan bahwa ada 2 hal pesan Rasulullah untuk menghadapi zaman fitnah ini : Rasulullah bersabda : Aku telah meninggalkan 2 hal untuk kalian, Al-Quran dan Hadist
    Pemahaman yang benar tentang Al-Qur’an dan Hadist
  • Dan Ustadz Feri merujuk dalam Q.S. Al Kahfi : 28 (Maka bersabarlah engkau dengan orang-orang yang berseru pada Tuhanmu.)  Kita diminta untuk bersabar dan berpegang teguh dengan agama Allah yaitu islam
  • Stop membidah-bidahkan, menjelek-jelekkan sesama muslim karena berbeda pendapat, Hentikan Celaan, Jaga Kehormatan Sesama Muslim. Karena Mencela Seorang Muslim Adalah Kefasikan, Memerangi Mereka Adalah Kekafiran.
  • Jadilah muslim yang tengah, yang tawasuth, sikap tengah–tengah atau sedang di antara dua sikap, tidak terlalu keras dan tidak juga terlalu bebas, pikirkanlah akhirat, namum juga tidak melupakan dunia. Dengan sikap inilah Islam bisa di terima di segala lapisan masyarakat.

Sebagai penutup, harapannya tahun ini semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kekayaan, kedamaian dan kebahagiaan! Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah yang memiliki langit dan bumi.

Yuk ikutan event keren Run Gow Minton, klik disini

Check Also

Cara Pendaftaran Run Gow Minton Via Dekstop

RUN GOW MINTON TO CARE Adalah satu event virtual yang di inisiasi oleh Sedekah Booster. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *